Senin, 30 September 2019

Research Method in ELT


Mengidentifikasi metodologi penelitian yang digunakan dalam pengajaran bahasa Inggris, diantaranya adalah :
1.      5 Sumber Penegtahuan
2.      Karakteristik pada Pendekatan Ilmiah
3.      Pendekatan Ilmiah pada Pendidikan
4.      Perbedaan antara Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
5.      Tipe spesifik pada Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
6.      Fungsi Penelitian
7.      Proses Penelitian

1.      5 sumber pengetahuan
A.    Pengalaman (Experience)
Pengalaman adalah suatu kejadian yang pernah dialami baik sudah lama atau baru saja terjadi (bersadarkan cerita kita). Pengalaman juga bermakna hubungan penelitian sebagai pengetahuan. Pengalaman  bisa disebut juga ilmu baru .
·         Kekuatan : dapat menyelesaikan beberapa masalah dari pengalaman
·         Kelemahan : meiliki keterbatasan sebagai sumber pengetahuan. Maksudnya,  adalah ketika kita mempunyai sebuah peristiwa, apakah kita bisa menghadapi peristiwa peristiwa tersebut atau tidak.
B.     Wewenang (Aouthority)
Wewenang adalah ketika kita mencari ilmu dari seseorang yang memiliki pengalaman lebih danmemiliki beberapa sumber keahlian lainnya. Wewenang juga bisa diartikan ahli dalam bidangnya. Wewenang dipakai untuk memecahkan masalah, bisa memlalui buku atau guru pembimbing.
·         Kekuatan : dapat mencari sumber yang benar dan akurat. Maksudnya, ketika kita mencari  sumber tentang ilmu pendidikan, ada banyak berbagai sumber, lalu pasti kita mencari sumber yang benar dan akurat.
·         Kelemahan : terlalu bergantung pada sumber. Maksudnya, ketika kita sedang mencari sumber, tetapi sumber itu yang kita cari dan terlalu bergantung sehingga kita tidak bisa mandiri
C.    Pemikiran Deduktif  (Deductive Reasoning)
Pemikiran deduktif adalah proses berpikir di mana seseorang mulai dari umum ke pengetahuan tertentu melalui argumen logis atau nyata. Pada pemikiran deduktif ini dimulai dari yang umum tetapi memiliki sepesifik yang lebih rinci atau dari umum lalu menuju ke spesifik (General – Spesifik ).
·      Kekuatan : dapat menghubungkan suatu teori dengan apa yang kita lalui
·      Kelemahan : tidak dapat melakukan penelitian ilmiah
D.    Pemikiran Induktif (Inductive Reasoning)
Pemikiran Induktif adalah proses atau cara berpikir seseorang untuk mendapatkan sebuah kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berdasarkan pada fakta-fakta. Pada pemikiran induktif ini dimulai dari spesifik tetapi bersifat umum (Spesifik – General) dengan cara observasi terlebih dahulu lalu mengumpulkan data atau referensi.
·         Kekuatan : menguhubungkan sesauatu apa yang kita lakukan dengan sebuah teori
·         Kelemahan : 
E.     Pendekatan Ilmiah (Scientific Approach)
Pendekatan ilmiah adalah penggabungan dari pemikiran deduktif dan pemikiran induktif. Tetapi pendekatan ilmiah ini berbeda dengan pemikiran induktif yang menggunakan hipotesis.
·         Kekuatan : selalu digambarkan sebagai metode yang memperoleh pengetahuan dari seorang peneliti
·         Kelemahan : membutuhkan proses yang sangat lama dan membuang buang waktu
Dari ke 5 sumber pengetahhuan diatas, sumber yang paling tepat dan yang paling baik adalah “Pendekatan Ilmiah”. Karena pendekatan ini sangat rinci, akurat dan menghasilkan hasil yang tepat walaupun membutuhkan proses yang sangat lama.
2.      Karakteristik pada Pendekatan Ilmiah (Characteristics of Scientific Approach)
1)      Reductionism
Adalah pendekatan yang mereduksi kompleksitas permasalahan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, sehingga dapat dengan mudah diamati dan diteliti.
2)      Repeatability
Adalah suatu pengetahuan disebut ilmu, bila pengetahuan tersebut dapat dibuktikan dengan mengulang eksperimen atau penelitian yang dilakukan oleh orang lain di tempat dan waktu yang berbeda.
3)      Refutation
Adalah suatu ilmu harus memuat informasi yang dapat ditolak kebenarannya oleh orang lain.
3.      Pendekatan Ilmiah pada Pendidikan (Scientific Approach in Education)
Penelitian pendidikan adalah cara dimana orang memperoleh informasi yang dapat diandalkan dan bermanfaat terutama pada proses pendidikan. Atau suatu kegiatan yang sistematis untuk menemukan jawaban yang mendekati pendekatan dalam permasalahan pendidikan. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi kemajuan neagara. Contoh pendekatan ilmiah pada pendidikan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) peneitian ini dapat dilakukan didalam kelas secara langsung untuk meneliti bagaiama pembelajaran tersebut apakah sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan.

4.      Perbedaan antara Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Penelitian Kuantitatif dapat diklarifikasikan sebagai penelitian eksperimental dan tidak eksperimental
·         Penelitian eksperimental adalah penelitian yang melibatkan studi tentang manipulasi sistematis satu dengan variabel lainnya. Manipulasi variabel tersebut disebut laporan experimental atau variabel independen. Contoh : meneliti pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR)dengan prestasi belajar
·         Penelitian tidak eksperimental adalah peneitian yang mengidentifikasi suatu variabel dan mencari hubungannya tetapi tidak memanipulasi variabel. Peneliti hanya membandingkan kelompok yang berbeda pada variabel independen pada variabel yang sudah ada sebelumnya untuk menentukan hubungan dengan variabel dependen. Contoh : meneliti tentang kelengkapan buku paket yang tersedia di sekolah dan hubungannya dengan minat siswa terhadap mata pelajaran tertentu.
Selain itu penelitian kuantitatif dan kualitatif memiliki perbedaan sebagai berikut
a         Tujuan :
·         Penelitian Kuantitatif : untuk mempelajari hubungan sebab akibat. Meniliti pada sebuah masalah yang mengandung sebab akibat dari masalah tersebut.
·         Penelitian Kualitatif : untuk menguji sebuah fenomena secara detail.
b        Desain :
·         Penelitian Kuantitatif : dapat dikembangkan sebelum pembelajaran. Maksutnya penelitian tersebut dapat dilakukan dan dikembang sebelum pembelejaran berlangsung.
·         Penelitian Kualitatif : bersifat fleksibel dan dapat dilakukan ketika pembelajaran berlangsung.
c         Pendekatan :
·         Penelitian Kuantitaif : bersifat deduktif dan untuk melakukan penilitian tersebut dilakukan tes
·         Penelitian Kualitatif : bersifat induktif dan penelitian tersebut menghasilkan sebuah teori.
d        Alat :
·         Penelitian Kuatitatif : menggunakan instrumen terpilih
·         Peneitian Kualitatif : alat pengumpulannya menggunakan data primer
e         Sempel :
·         Penelitian Kuantitatif : menggunakan sempel besar, artinya kita mengambil sempel dalam jumlah yang besar seperti “murid SMP N 1 Jepara”
·         Penelitian Kualitatif : menggunakan sempel kecil, artinya kita mengambil sempel dalam jumlah kecil seperti “murid kelas VII B SMP N 1 Jepara”
f         Analisis :
·         Penelitian Kuantitatif : menggunakan analisis statistik data numerik
·         Penelitian Kualitatif : menggunakan analisis deskripsi dan interpretasi naratif.
5.      Tipe-tipe Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
a         Tipe-tipe penelitian kualitatif :
·         Etnografi adalah studi yang mempelajari tentang perilaku yang terjadi secara alami disebuah budaya atau sebuah kelompok sosial. Etnografi bisa disebut juga penelitian lapangan karna dilaksanakan langsung dilapangan.
·         Studi kasus adalah penelitian yang mendalam tentang individu, satu kelompok, satu organisasi, satu program kegiatan, dan sebagainya dalam waktu tertentu.  Studi kasus bisa dipakai untuk meneliti sekolah di tengah-tengah kota di mana para siswanya mencapai prestasi akademik.
·         Studi Dokumen/Teks adalah kajian yang menitik beratkan pada analisis atau interpretasi bahan  tertulis berdasarkan  konteksnya. Bahan bisa berupa catatan yang terpublikasikan, buku teks, surat kabar, majalah, surat-surat, film, catatan harian, naskah, artikel, dan sejenisnya.
·         Pengamatan Alami adalah jenis penelitian kualitatif dengan melakukan observasi menyeluruh pada sebuah latar tertentu tanpa sedikitpun mengubahnya. Tujuan utamanya ialah untuk mengamati dan memahami perilaku seseorang atau kelompok orang dalam situasi tertentu.
b        Tipe-tipe penelitian kuantitatif :
·         Experimental adalah metode yang digunakan peneliti untuk mengetahui hasil treatment atau perlakuan tertentu terhadap suatu kelompok masyarakat untuk membuat rekomenadasi atau evaluasi sebuah kebijakan.
·         Survey adalah penelitian yang digunakan untuk mengetahui hasil analisis mengenai tren, perilaku atau pendapat dari populasi dengan cara melakukan studi terhadap sampel dari populasi tersebut.

6.      Fungsi-fungsi Penelitian
mencarikan penjelasan dan jawaban terhadap permasalahan serta memberikan alternatif bagi kemungkinan yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah. Berikut adalah beberapa fungsi dari penelitian :
1)      Mengembangkan ilmu pengetahuan.
2)      Mengembangkan teknologi. Teknologi adalah penerapan ilmu pengetahuan ke dalam prosedur dan alat (instrumen).
3)      Penyumbang informasi penting bagi pembuatan kebijakan dan perencanaan program-program pembangunan.
4)      Alat pemecah praktis di lapangan.
7.      Proses-proses Penelitian
1)      Mengidentifikasi Masalah
Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan perumusan masalah terlebih dahulu agar tidak kehilangan arah dalam melkaukan penelitian.
2)      Membuat Hipotesa
Hipotesa adalah jawaban sementara dalam sebuah penelitian.
3)      Studi Literature (Kajian Pustaka)
Mempelajari buku-buku referensi dan hasil penelitian sejenis sebelumnya yang pernah dilakukan oleh orang lain, tujuannya ialah untuk mendapatkan landasan teori mengenai masalah yang akan diteliti.
4)      Mengidentifikasi dan Menamai Variabel.
Seorang peneliti harus memahami gubungan dan makna variabel-variabel yang sedang ditiliti.
5)      Memanipulasi dan Mengontrol Variabel
Memanipulasi variable ialah memberikan suatu perlakuan pada variable bebas dengan tujuan peneliti dapat melihat efeknya bagi variable tergantung atau variable yang dipengaruhinya. Sedang yang dimaksud dengan mengontrol variable ialah melakukan kontrol terhadap variable tertentu dalam penelitian agar variable tersebut tidak mengganggu hubungan antara variable bebas dan variable tergantung.
6)      Menyusun Desain Penelitian
7)      Mengidentifikasi dan Menyusun Alat Observasi dan Pengukuran
8)      Membuat Kuesioner dan Jadwal Interview
9)      Melakukan Analisa Statistik
10)  Menulis Laporan Hasil Penelitian